Mobil Listrik Indonesia Makin Diminati, Ini Tren dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

tob insurance16 Sep 2026
Mobil Listrik Indonesia Makin Diminati, Ini Tren dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

Mobil Listrik Indonesia Makin Diminati, Ini Tren dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

Perkembangan mobil listrik di Indonesia terus menunjukkan perubahan. Pada Agustus 2026, distribusi mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) mencapai 17.413 unit, meningkat sekitar 24,63% dibandingkan Juli 2026.

Di tengah pertumbuhan tersebut, berbagai model baru semakin mudah ditemukan di pasar, mulai dari BYD Atto 1, Jaecoo J5, Geely EX2, Wuling Air ev, hingga berbagai model lainnya.

Namun, bertambahnya jumlah mobil listrik juga menjadi pengingat bahwa kendaraan listrik tetap perlu diperlakukan sebagai kendaraan yang memiliki risiko dalam penggunaan sehari-hari.

Mobil Listrik Terlaris Agustus 2026

BYD Atto 1 mencatat distribusi tertinggi pada Agustus 2026 dengan 5.560 unit.

Jaecoo J5 berada di posisi berikutnya dengan 3.214 unit, sedangkan Geely EX2 mencatat 1.495 unit.

Wuling Air ev berada di posisi keempat dengan distribusi 754 unit.

Berikut beberapa model dengan distribusi tertinggi:

  1. BYD Atto 1 – 5.560 unit
  2. Jaecoo J5 – 3.214 unit
  3. Geely EX2 – 1.495 unit
  4. Wuling Air ev – 754 unit
  5. BYD M6 – 679 unit
  6. GAC Aion V – 563 unit
  7. Geely EX5 – 487 unit
  8. Wuling Darion EV – 443 unit
  9. MG S5 EV – 428 unit
  10. BYD Atto 3 – 363 unit

Apa Risiko yang Perlu Diperhatikan?

Mobil listrik memang memiliki teknologi dan sistem penggerak yang berbeda dibandingkan kendaraan konvensional. Namun, beberapa risiko penggunaan kendaraan tetap perlu diperhatikan.

Risiko kecelakaan

Benturan atau kecelakaan dapat terjadi kapan saja, baik di jalan raya maupun saat kendaraan digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Risiko kerusakan kendaraan

Kerusakan dapat terjadi akibat berbagai kejadian yang tercantum dalam cakupan perlindungan kendaraan. Pemilik kendaraan perlu memahami jenis risiko yang dijamin oleh polis.

Risiko kehilangan

Kendaraan listrik juga tetap memiliki risiko kehilangan. Karena itu, pemilik perlu mempertimbangkan perlindungan sesuai kebutuhan dan ketentuan polis.

Biaya perbaikan

Teknologi kendaraan listrik yang semakin berkembang membuat pemilik juga perlu memahami karakteristik perawatan dan perbaikan kendaraan yang dimilikinya.

Jangan Hanya Memahami Mobilnya, Pahami Juga Polisnya

Sebelum membeli asuransi kendaraan, jangan hanya melihat nama produk atau besarnya premi.

Pastikan memahami:

  • risiko yang dijamin;
  • pengecualian dalam polis;
  • jenis perlindungan yang dipilih;
  • ketentuan klaim;
  • serta manfaat dan batasan perlindungan.

Dengan memahami isi polis sejak awal, pemilik kendaraan dapat mengetahui perlindungan yang dimiliki ketika menghadapi risiko.

Mobil Listrik Tumbuh, Kesadaran Perlindungan Juga Perlu Tumbuh

Pertumbuhan BEV di Indonesia membuka semakin banyak pilihan bagi masyarakat. Namun, kendaraan secanggih apa pun tetap dapat menghadapi risiko dalam perjalanan.

Karena itu, memilih kendaraan dan memilih perlindungan sebaiknya menjadi dua hal yang sama-sama dipertimbangkan.

tob Insurance hadir untuk membantu memberikan informasi mengenai perlindungan kendaraan sesuai kebutuhanmu.

Hubungi tob Insurance Customer Care:

Telepon: 021-3117-8000
WhatsApp: 0823-7035-1000